Sudah 2jam yg lalu jam dinding mengeluarkan suaranya. Menunjukan bahwa hari sudah memasuki tgl 29. Dan sekarang aku baru tersadar. Hari sudah berganti (lagi) tanpa terasa tentunya , aku harus kembali melewati tanggal 29. Entah mengapa tak spt biasanya , matapun enggan untuk terpejam. Semburat rasa kerinduan muncul ditengah hati yg mulai mengikis kenangan masalalu. Ah aku mulai mengingat ingat bagaimana kisah cinta kita dahulu. Haruskah kuperjelas lagi , tidak ! Terlalu sakit untuk diungkapkan.
Skg aku harus melewati 29 seorang diri , beranggapan tidak pernah terjadi apa apa pd tanggal itu. Berpura pura hilang ingatan sejenak akan semua kenangan. Hanya satu pertanyaanku "apa kau masih mengingat tgl itu ?
Dan mungkin juga aku dapat menebak jawabannya , "tentu saja tidak!"
Oh sampai kapan aku merasakan kegundahan setiap tgl 29, sedangkan sesorang disana yg kurindukan tak pernah tau dan tak pernah menganggap ada arti di tanggal 29.
Hanya waktu yg dapat menghapus semua kegundahan yg tersisa dihatiku , dan sungguh aku percaya itu. Maafkan aku yg masih blm bisa menghapus semua rasa ini , tapi aku yakin suatu saat aku berhenti menangisimu !
"O"
Kamis, 28 Mei 2015
Selasa, 19 Mei 2015
Sebuah catatan kecil.
Masih teringat dengan jelas bagaimana kau menciumku untuk pertama kalinya. Tatapan mata penuh arti. Senyum di bibirmu yg kau tunjukan padaku , percakapan ringan kita saat duduk bersebelahan.
Saat ini semua itu tidak dapat terulang kembali. Mendengar seseorang menyebut namamu sdh membuat hatiku menciut. Bagaimana tidak ? Aku hanya bisa tersenyum tipis seoalah olah tidak pernah terjadi apa apa diantara kita.
Bagaimana bisa kau melepaskanku begitu saja. Kau menawarkan sebuah pengharapan padaku. Kau menarik tanganku agar aku jatuh dalam duniamu. Kita saling bercerita ttg pribadi masing masing , apa yg tak kau sukai sampai yg kau sukai kau ceritakan semuanya. Bagaimana bisa aku tak menyukaimu jika sdh seperti itu.
Dalam sekejap kau merubah perasaan dihatiku, dan dalam waktu singkat pula kau meninggalkanku begitu saja. Bagaimana bisa kau melakukan itu ?
Tak bisakah kau menghapus perasaan yg sdh melekat ini seperti kau menghapus bayangku dalam hidupmu ?
Lalu , sampai kapan kita terus seperti ini. Terjebak dalam kecanggungan yg tak berujung ?
Maafkan aku , aku merindukanmu.
Saat ini semua itu tidak dapat terulang kembali. Mendengar seseorang menyebut namamu sdh membuat hatiku menciut. Bagaimana tidak ? Aku hanya bisa tersenyum tipis seoalah olah tidak pernah terjadi apa apa diantara kita.
Bagaimana bisa kau melepaskanku begitu saja. Kau menawarkan sebuah pengharapan padaku. Kau menarik tanganku agar aku jatuh dalam duniamu. Kita saling bercerita ttg pribadi masing masing , apa yg tak kau sukai sampai yg kau sukai kau ceritakan semuanya. Bagaimana bisa aku tak menyukaimu jika sdh seperti itu.
Dalam sekejap kau merubah perasaan dihatiku, dan dalam waktu singkat pula kau meninggalkanku begitu saja. Bagaimana bisa kau melakukan itu ?
Tak bisakah kau menghapus perasaan yg sdh melekat ini seperti kau menghapus bayangku dalam hidupmu ?
Lalu , sampai kapan kita terus seperti ini. Terjebak dalam kecanggungan yg tak berujung ?
Maafkan aku , aku merindukanmu.
Langganan:
Postingan (Atom)